Break Time: Nonton Srimulat

image

Ini adalah suatu sudut lain lika liku jadi PPDS orthopedi surabaya. Ada yang bilang PPDS itu berat. Itu benar. Tapi tidak seluruhnya melulu tentang pasien, operasi, tugas ilmiah. Ada juga momen kebersamaan seperti misalnya hari ini, agendanya nobar SRIMULAT

Continue reading

Cara Membuat Pompa Vakum untuk NPWT/Vacuum Assisted Closure dari Air Pump Aquarium

P 20150705 122743Negative pressure Wound Therapy (NPWT) atau disebut juga Vacuum Assisted Closure (VAC) saat ini digunakan secara luas sebagai salah satu alternatif perawatan luka dengan defek kulit yang luas. Beberapa teori mengatakan bahwa VAC menarik eksudat, menguragi edema disekitar luka, meningkatkan perfusi jaringan, mempertahankan kondisi moist, merangsang pembentukan granulasi sehingga bed luka sembuh lebih cepat atau dapat segera siap untuk menerima skin graft.

VAC yang original menggunakan dressing luka kedap udara yang kemudian dihubungkan dengan mesin vakum. Harga mesin vakum ini kabarnya sekitar 20-30 juta/unit. Dari yang pernah saya alami, biaya pemasangan pertama plus sewa pompa untuk VAC yang paling murah adalah sekitar 1,2 juta. Tiap 5-7 hari, pasien perlu mengeluarkan dana sekitar 800 ribu untuk mengganti dressing VAC-nya. Biaya yang saya rasa tidak bisa dijangkau semua orang. Lalu bagaimana dengan pasien yang tidak mampu? Adakah alternatif lain?

Alkisah, di bangsal bedah, saya merawat seorang tua tak dikenal dengan dimentia berat sampai-sampai dia sendiri tidak mengenali dirinya sendiri. Mr. X. Luka akibat kecalakaan yang dialaminya membuat pusing dokter yang merawat. VAC adalah pilihan untuk perawatan lukanya, tapi dari mana pompa vacum nya? Setelah browsing di internet, ternyata ada solusinya. Pompa udara akuarium yang awalnya untuk meniup udara ke dalam akuarium bisa dimodifikasi sehingga beralih fungsi jadi “penyedot” udara. Murah. Pompa akuarium denga 2 blower dijual dipasaran sekitar 50 ribu. Dengan biaya ekonomis, kita bisa menghasilkan pompa vakum yang bisa bekerja 24 jam. Begini caranya:

Continue reading

Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Islami di Lingkungan RSUD dr. Soetomo

IMG-20140621-01169Wow! Alhamdulillah. Rasanya sudah lamaaaa sekali terakhir kali mengikuti kajian motivasi Islam seperti ini. Kangen.. Lebih spesial lagi karena acara ini diadakan di lingkungan bedah oleh Kelompok Bina Akhlak BTKV (Bedah Thoraks Kardiovaskuler) RSUD Dr. Seotomo. Materinya pun aplikatif dengan kondisi yang kami hadapi sehari-hari di rumah sakit. Seminar sehari ini membuat saya kembali bercermin dan mengingat kembali nilai-nilai dan motivasi yang mulai pudar.

Continue reading

PPDS Orthopaedi = Pilot Pesawat Tempur?

0006CDMA berwarna hitam-hijau itu berbunyi nyaring. HP tersebut adalah HP khusus yang saya beli setelah diterima sebagai PPDS Orthopaedi dan Traumatologi FK Unair. Alat komunikasi spesial yang saya “dedikasikan” untuk berkomunikasi sesama residen.

“Ya, mas bro. Ada apa?”, tanyaku.

Continue reading

Lagu Daerah Maluku Utara

Berikut ini ada sedikit oleh-oleh lagu daerah semasa PTT di Halmahera Selatan. Mana yang paling Anda sukai?

Selamat menikmati.

Lagu Baronggeng #1 di Maluku Utara

Lagu Baronggeng Maluku UtaraBaronggeng (semoga ejaannya tidak salah) adalah istilah orang-orang di Maluku Utara untuk acara dansa atau tarian rakyat. Biasanya jadi satu rangkaian dalam rangkaian pesta rakyat, (termasuk pesta perpisahan dokter puskesmas beberapa waktu yang lalu…). Banyak sekali variasi gerakan baronggeng ini, mulai dari poco-poco, chacha, wayase, dan masih banyak lagi yang tidak saya kenali. Semua ditarikan sampai menjelang subuh.

Continue reading

Testimoni Dokter PTT

UntitledMedical Career Update (MCU) adalah agenda rutin Bulan Sabit Merah Indonesia cabang Surabaya. Selama kurang lebih setengah hari, seminar ini akan mengupas tuntas sebuah topik, yaitu: “pilihan karir yang anda miliki setelah lulus dari fakultas kedokteran”. Saya sempat menjadi panitia kegiatan serupa, kalau tidak salah sekitar dua tahun yang lalu. Kali ini, saya berkesempatan untuk berkontribusi lagi tapi dalam bentuk yang berbeda. Teman-teman panita, meminta saya untuk memberikan testimoni tertulis tentang “pilihan karir” sebagai dokter PTT (walaupun sebenarnya dokter PTT tidak memiliki jejang karir). Testimoni ini bersama “kesaksian” dari berbagai pilihan karir yang lain akan dikompilasi menjadi souvenir unik, spesial untuk para peserta seminar.

Anda, yang sudah mampir di blog ini, cukup beruntung. Postingan blog kali ini akan membocorkan sedikit informasi tentang pilihan karir menjadi dokter PTT yang saya tulis. He..he..he.. Untuk mendapatkan souvenir fullversion-nya, datang langsung ke tempat acara ya: Sabtu, 13 Januari 2013.

Continue reading